Entah kenapa ada rasa seneng gitu kalo ditanyain nomor handphone, karena kadang ekspresi orang yg minta itu lucu-lucu. Kebetulan gw pegang nomor handphone 10 digit, yg selain singkat juga lumayan rapih.

Disuatu counter
X: nomor telepon nya mas?
S: 0819...678...9XX

Posisi tangan Mr.X masih berada di numpad, dengan bahasa tubuh terfokus menunggu nomor selanjutnya diucapkan, beberapa detik diam, Mr.X nengok kearah gue, kami bertatapan, dengan muka heran

X: udah mas?
S: iya
X: oh... Dikit amat, nomornya mas..
S: ...

Dilain tempat
Z: dengan mas siapa?
S: sonaji..., S O N A J I ...

Belajar dari pengalaman, orang-orang agak sulit mengeja nama gue, karena itu gw mulai melapalkan huruf demi huruf, hipotesis aja, antara nama gue yg memang sulit ditulis, atau gwnya yg kalo ngomong kyak orang kumur-kumur, ngg jelas. Gw si menduga, karena alasan terakhir, tau diri lah setidaknya, wkwkw.

Z: nomornya mas?
S: 0819...678...9XX

Kyknya Mr.Z itu rapi orangnya, dia nulis nomor gue dengan aturan 4-4-4, 0819-6789-XX... Dia berhenti, dengan posisi tangan siap menulis. Ngg kunjung mendengar nomor lain diucap, dia tengok gue, lagi-lagi gw bertatapan dengan mas-mas, how lucky I am!, Wkwkw, Mr.Z mengernyitkan keningnya, seolah berbicara "ayo berapa lagi...", lalu

Z: udah mas?
S: iya, udah
Z: **dia melihat kertas, dia nengok gw, lalu ke kertas yg dia tulis lagi** dikit ya, nomor apa ini? Nomor lama ya mas?
S: iya.. **cengengesan dalam hati.

Melihat ekspresi orang itu menyenangkan, lucu aja gitu. Coba gih, wkwkw. Yah, walaupun selepas kelucuan yg tidak seberapa itu, gw jadi sakit kepala, karena harus membayar tagihan yg disodorkan.


LABEL: Manusia , Sosial , What I Share