Pagi tadi saya membaca Al-Qur'an, dan melewati surat Al-'Alaq, selepas membaca itu, kepikiran sesuatu. Meskipun "kepikiran"-nya ini telat, seharusnya saya "kepikirankan" saat saya pertama kali belajar membaca Al-Qur'an.

Doc.Pribadi: Al-Qur'an di eReader Device

Begini, bagaimana ceritanya wahyu yg pertama kali turun kepada Rasulullah, menjadi salah satu ayat yg masuk kedalam surat, yg dinamai Al-'Alaq, yg menjadi surat ke-96 dalam Al-Qur'an?

Karena dasarnya saya tahu, jika pembukuan Al-Qur'an itu tidak dilaksanakan saat Rasulullah masih ada, tapi dimasa kepemimpinan para sahabatnya.

"Apakah memang sejak awal wahyu (ayat) itu turun, sudah ada labelnya--ini surat xxx ayat ke xxx?"

Karena kita pun sama-sama tahu jika wahyu (ayat) itu turun perlahan selama sekitar 22an tahun dan itu random--tidak berurutan.

----ini hasil nyari infonya, copas 😅

Turunnya wahyu secara sedikit demi sedikit ini buka tanpa maksud. Allah sengaja tidak menurunkan Al Quran sekaligus dengan tujuan agar Al Quran mudah dihafal dan diamalkan. Turunnya ayat Al Quran pun disesuaikan dengan berbagai peristiwa yang terjadi kala itu. Hal ini menjadikan makna Al Qur’an semakin berkesan sebagai jawaban dari berbagai permasalahan dunia dan akhirat.

Begitu salah satu wahyu dari ayat Al Qur’an turun kepada Rasulullah, maka Rasulullah pun segera memerintahkan juru tulisnya untuk menuliskan ayat tersebut sesuai letak yang telah diwahyukan pula oleh malaikat Jibril. Jadi bukan hanya isi kandungan wahyu Al Qur’an yang disampaikan oleh malaikat jibril, namun beserta dengan perintah tata letak penulisannya pula.

Jadi tata letak urutan Mushaf Al Qur’an sesuai dengan wahyu yang diterima oleh Rasulullah dari malaikat Jibril. Malaikat Jibril menunjukkan letak ayat tersebut sebelum atau setelah ayat yang lainnya, kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menunjukkannya pada sahabat yang bertugas menuliskannya.

Az Zarkasy dan Abu Ja’far Ibnu Az Zubair mengatakan: “Tertib ayat-ayat di dalam surat-surat itu berdasarkan tauqifi dari Rasulullah dan atas perintah beliau tanpa diperselisihkan kaum muslimin.” (Al Burhan dan Munasabah).
----
ahh, plong pikiran ... 😁

LABEL: 30HariBercerita , Muslim , What I Share