Selepas keheranan itu dijawab dengan kata "Introvert", dan sy tau yg "mengidap" ini ada cukup banyak, sy masih penasaran, dimana sy bisa menemukan orang-orang ini? ditengah pencarian itu, sy berkenalan dengan MBTI (Myers–Briggs Type Indicator). Mudahnya, metode analisis kepribadian yg didasarkan pada introvert dan extrovert, tapi masing-masing dipecah 8 bagian lagi, jadi total 16 type kepribadian.

Unknown: 16 Tipe Kepribadian MBTI

note: MBTI ini oleh sebagian besar psikolog, disebut sejenis "horoskop", karna tidak ilmiah, jdi buat seru-seruan saja.

Saya test online disuatu web, dan hasilnya "INTJ" (Introverted iNtuition Thinking Judging), diwebnya ditawari untuk join group facebook, gabung lah. Berjam-jam explore isi group, sy seperti menemukan diri sy yg lain, kumpulan orang-orang sakit ini, "mirip gue", walaupun jauh-jauh, karena orang asing semua. Group ini seru, semacam ruang konseling, minta pendapat, curhat. wkwkwk

Juni 2015, pecah topik LGBT dimedia sosial, ramai caci-maki. Karna sy ngg ngerti apa yg terjadi, sy mulai mencari tahu, mulai banyak membaca topik-topik terkait humanity, sexuality, dll.

Label INTJ itu orang yg careless, bodo amat, iya sy seperti itu. Tapi, saat kasus itu naik, sy merasa simpatik, meski simpatik bukan berarti setuju. Karna berlabel introvert saja, rasanya merepotkan, "bagaimana dengan mereka?", pikir sy. Dari titik itu, sy mulai belajar memahami cara berpikir orang lain, melihat sudut pandang orang lain, kenapa orang bisa berpikir A,B,C.

Tahun berikutnya sy test MBTI lagi, karena hampir setiap tahun sy test. Tapi hasilnya kala itu berubah, dari yg selalu INTJ, menjadi INFJ (Introverted iNtuition Feeling Judging). Nilai T (Thinking), digantikan F (Feeling). Bukan karna test, karna hal lain juga, sekarang perasaan sy memang jadi jauh lebih rapuh. wkwkwk

Tokoh yg diperkirakan berkepribadian INFJ itu antara lain: Mahatma Gandhi, Mother Teresa, dan Adolf Hitler.. 😂

LABEL: 30HariBercerita , Human , Manusia , What I Share