#30haribercerita: Budi dan Ibunya

"Harap tenang, Budi dan ibunya sedang meringkuk kesakitan. Mereka Sakit gigi lagi" ucap pak Doni kepada anak-anaknya Adi, Marni, dan Sogi yg sedang asik berlari-lari bermain dengan kucing, diruang keluarga.

Budi giginya banyak bolong, karena waktu kecil sering makan makanan yg manis, permen, coklat. Entah sudah berapa kali Budi meringkuk karena giginya ini. Pipinya bengkak, sulit makan, hanya meminum obat yg dibeli dari apotek, untuk meredam rasa sakit.

Setiap kali diajak ke dokter gigi, Budi sering geleng-geleng kepala, "males, takut", alasannya. Sedangkan ibu Budi, tidak ke dokter gigi karena "ngg apa ibu tahan saja" ucapnya.

"adi!! itu kucingmu loh, liat dia kencing dikursi, cepet dilap"

"iya, pah, ini mau dilap", sigap adi mengambil lap didapur.

"gara-gara kamu ini, diajarin gitu loh, kucing mu itu, tempat kencing dimana. Bapak, sudah mau beliin kamu kucing lain yg ber-manner kamu lebih milih mungut sembarangan kucing dijalan. Bagaimana jika ada pemiliknya yg nyari?"

"Ngg akan pah, kucing ini kayaknya kucing liar", balasnya, sembari mengelap kencing kucing dikursi.

"ya oke, kalo kamu mau rawat, tapi ya diajarin gitu, jangan dibiarkan liar di rumah"

"Nanti Adi coba ajarin kucingnya, pah."

"Marni, tolong temenin adikmu Sogi nonton TV saja ya dilantai atas, papah mau rawat kakakmu budi dan ibumu, kasian mereka.", perintah pak Doni seraya masuk ke kamar Budi

"Ayo sogi, kita kelantai dua, kita nonton Racoemoon"

Hari ini hari Sabtu, di televisi Sogi biasa menonton kartun kesayangnya Racoemoon. Dia juga senang menyanyikan lagu pembuka kartun itu.

" ... hai, baling-baling kayu..
lah lah lahhh
aku sayang sekali
raco..e...moon
lah lah lahhh
robot rakun dari bulan
tiba dibumi lagi".


LABEL: 30HariBercerita , Intermezo