Sedang asik scrolling feed facebook, ada sebuah postingan seseorang tentang lelang Album-album Musik dalam bentuk CD (Compact Disc). Iseng-iseng liat, berharap ada album yang saya kenali, ada beberapa album Classical Music yang menarik perhatian saya, kebetulan sejak belajar menekan tuts-tuts keyboard, saya jadi seneng denger musik-musik instrument, berharap bisa mainin itu musik.

Sumber : shutterstock

Dari sekian ratus album yang lebih menarik perhatian saya dari Classical Music adalah album dengan tag "Opera Chorus", sedikit familiar meskipun enggak tau secara pasti musik seperti apa, akhirnya saya googling dan dapat sample musiknya. Tidak terlampau jauh dari ekspektasi saya, saya memang juga menyukai musik semacam ini, karna di musik ini saya merasa menangkap ada aura aneh, megah gitulah kalau denger musik jenis ini, tapi ada satu hal yang mengganjal, musik jenis ini bagi saya pribadi seperti musik yang dimainkan di gereja, seperti musik rohani yang dibawakan orang nasrani.

Terasa megah, meski ada tapinya, akhirnya saya googling kembali "apakah musik opera itu haram ?", bodohnya saya, secara umum saya sudah diberi tahu oleh teman bahwa musik itu haram. Dari berbagai sumber yang saya baca, ada 2 pendapat ulama tentang "mendengar dan memainkan alat music", ada ynag mengharamkan dan memperbolehkan.

Sumber-sumber pendapat yang mengharamkan
http://muslim.or.id/20706-benarkah-musik-islami-itu-haram.html

https://rumaysho.com/372-saatnya-meninggalkan-musik.html

https://almanhaj.or.id/4059-haramnya-musik.html

Sumber-sumber pendapat yang memperbolehkan
http://sangpencerah.id/2015/02/halal-haram-musik-menurut-al-quran-dan.html

http://hukum-islam.net/hukum-mendengarkan-lagu-atau-musik-dalam-islam/

Teman saya yang mengatakan musik itu haram, sumbernya didapat dari penjelasan Ust. Khalid Basalamah, mengingat hal itu saya tonton lah video itu, saya juga melihat video dengan tema yang sama dibawakan oleh Dr. Zakir Naik, dan beliau-beliau ini mengiyakan jika musik itu haram, memainkan alat musik itu haram.


Ada 2 pendapat, dengan argumennya masing-masing, entah saya harus condong kemana, ninggalin secara total tidak memungkinkan, tepatnya bukan tidak memungkinkan, tapi masih merasa enggan. Yang bisa saya pilih mungkin dengan mengurangi dan mulai menghindari music yang agak "abu", selain musik-musik opera yang lyric-nya "abu", saya juga menyukai musik metal yang mungkin masuk kategori "abu" juga, seru si bisa ikutan headbang dibeberapa part meski baru beberapa detik udah megangin leher, ahahaha ...

Meski ada 2 pendapat haram dan memperbolehkan, saya merasa jatuhnya hukum dari musik ini jadi makruh, karena saya sedang asik belajar meenekan tuts-tuts keyboard, dalihnya untuk latihan otak dalam mengingat dan gerak motorik, meski itu hanya perasaan saya pribadi dan saya pun bukan balita lagi. Saya juga berencana untuk memiliki sebuah digital piano dan sebuah violin, pengen banget bisa mainin violin dan menari diatas tuts-tuts piano dengan lancarnya seperti tutorial-tutorial di internet, bahkan saya menghayal mempunyai sebuah Grand Piano yang dipajang di ruang tengah rumah impian dimasa depan, menghayal bisa mainin violin disebuah tebing menghijau mengahadap laut dibawah pohon rindang, memainkan sebuah music sendu ... dih, jadi kepikiran, ahahaha ...

Bohong banget jika hati saya ngg menggerutu
"aturan islam strick banget si, musik kan seru, masa cuma rebana doang yang boleh dimainkan, itu pun dihari tertentu (hari raya, dan pernikahan) dan cuma wanita yang memainkan."
Whehe, pertarungan antara logika, hati, ego manusia-ku dengan keimanan-ku banget ini mah. Oh dan judul Post ini bukan vonis loh ya, siapa gue ?


Ust, Khalid Basalamah bilang
"Renungkan saja dulu dan ubahlah perlahan-lahan"


LABEL: Hadist , Muslim , What I Think